Beritanews-Jakarta akan terus membatasi jumlah orang yang memasuki ibukota setelah Idul Fitri untuk mencegah penyebaran COVID-19 di kota tersebut menyusul Gubernur Anies Baswedan mengatakan bahwa pemerintah Jakarta sedang mempersiapkan peraturan untuk membatasi jumlah orang yang memasuki ibukota, negara tersebut Episentrum COVID-19, setelah musim liburan Ramadhan dan Idul Fitri.
Tahun ini, liburan Idul Fitri akan dimulai pada malam 23 Mei. Penduduk Jakarta disarankan untuk tidak meninggalkan kota untuk kembali ke kota asal mereka, seperti didesak kata Anies saat pers
pengarahan pada hari Jumat. “Jika kamu meninggalkan kota, kamu mungkin tidak akan segera kembali. Setelah awalnya menyarankan warga untuk tidak berpartisipasi dalam mudik tradisi mudik untuk tahun ini pada 21 April dalam upaya untuk membatasi penyebaran COVID-19.
AGENPOKER
Pihak berwenang melaporkan bahwa lalu lintas di jalan tol di seluruh Jabodetabek, termasuk yang menuju ke dan dari kota, telah berkurang, meskipun beberapa pelancong masih berhasil
3
meninggalkan daerah perkotaan Jakarta telah memperpanjang pembatasan sosial skala besar (PSBB) hingga 22 Mei. Kebijakan tersebut memungkinkan administrasi untuk menangguhkan operasi sekolah, tempat ibadah dan tempat kerja, dengan pengecualian untuk sektor-sektor penting.







0 comments:
Post a Comment