Friday, April 3, 2020

Begini cara 31 juta orang Indonesia akan mendapatkan listrik gratis atau diskon


Beritanews-Perusahaan listrik milik negara PLN akan menggunakan situs web resminya dan platform perpesanan WhatsApp untuk mendistribusikan listrik gratis atau diskon ke 31 juta rumah tangga di Indonesia.

Pada hari Kamis, perusahaan meluncurkan fitur "stimulus gratis / diskon" di situs webnya, www.pln.co.id, untuk pelanggan prabayar yang memenuhi syarat. Pelanggan akan memasukkan ID Pelanggan mereka atau nomor meteran untuk menerima kode token untuk listrik gratis untuk bulan itu atau diskon 50 persen. Skema ini tersedia untuk bulan April, Mei dan Juni.

Wakil presiden direktur PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pada hari Jumat bahwa kuota kode listrik token akan dipatok ke masing-masing pelanggan "konsumsi listrik bulanan tertinggi yang tercatat selama tiga bulan terakhir".

PLN juga telah meluncurkan akun WhatsApp, pada 08122-123-123, bagi pelanggan untuk mengklaim kode token, tetapi Darmawan mengatakan layanan itu tidak akan tersedia hingga Senin karena pemeliharaan server.

"Ada sedikit masalah, bukan dengan PLN tetapi dengan WhatsApp, yang meningkatkan servernya karena lalu lintas sangat tinggi," katanya dalam pengarahan langsung publik YouTube tentang skema diskon. Pelanggan pascabayar dalam kategori 450 volt-ampere (VA), yang tagihannya diberi kode "R1 / 450", tidak akan dikenakan biaya untuk listrik untuk bulan April, Mei atau Juni. PLN akan mengesampingkan tagihan.

Pelanggan pascabayar dalam kategori 900 VA yang memenuhi syarat untuk subsidi energi pemerintah, diberi kode "R1 / 900" dan bukan "R1M / 900" yang tidak memenuhi syarat, akan menerima diskon 50 persen untuk tagihan listrik mereka selama tiga bulan yang sama. Setiap tagihan mencakup konsumsi listrik bulan sebelumnya.


Diskon listrik adalah salah satu dari enam program jaring pengaman sosial, termasuk tunjangan pengangguran dan bantuan makanan, yang diumumkan oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo pada hari Selasa setelah mengumumkan darurat kesehatan masyarakat COVID-19.

Program ini dimaksudkan untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah di Indonesia yang tagihan listriknya merupakan sumber pengeluaran non-pangan tertinggi kelima. Banyak keluarga seperti itu telah terpukul oleh penutupan bisnis. Pemerintah berupaya mencegah orang-orang yang menganggur di Jabodetabek untuk bermigrasi keluar dari ibukota yang dilanda virus dan berpotensi menyebarkan COVID-19 ke provinsi lain






0 comments:

Post a Comment