Beritanews-China mengutuk tweet AS yang mendukung dorongan Taiwan untuk berpartisipasi di PBB ketika badan global itu bekerja dengan 193 negara anggotanya untuk mengatasi pandemi coronavirus.
Misi diplomatik Beijing untuk PBB menyatakan "kemarahan yang kuat dan oposisi yang kuat" pada pesan pada hari Jumat oleh Amerika Serikat yang menyebut pengucilan Taiwan sebagai "penghinaan" terhadap prinsip-prinsip PBB.
Pulau yang diperintah sendiri, yang Beijing anggap sebagai provinsi nakal yang menunggu penyatuan kembali, telah dijadikan model dalam memerangi virus. Lebih sedikit dari 500 kasus telah terdeteksi di Taiwan meskipun dekat dengan daratan Cina tempat wabah dimulai.
Cegah #Taiwan dari menjejakkan kaki dengan alasan PBB adalah penghinaan bukan hanya untuk orang-orang Taiwan yang bangga, tetapi juga pada prinsip-prinsip PBB," kata tweet oleh misi AS itu.
Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft me-retweet pesan itu. Menanggapi pernyataan oleh Beijing mengatakan "Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari China".
AGENPOKER
Akun Twitter misi AS juga berbagi tweet sebelumnya dari Departemen Luar Negeri AS yang menyerukan agar Taiwan dimasukkan dalam pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang akan datang.
Hubungan antara PBB dan Taiwan tegang jauh sebelum pandemi tetapi telah memburuk dalam tiga bulan terakhir.
Kepemimpinan WHO dituduh terlalu dekat dengan Beijing dan melengkapi tanggapan China terhadap wabah koronavirus.







0 comments:
Post a Comment