Wednesday, March 25, 2020
Home »
Agen Bola
,
Agen Bola Terpercaya
,
Agen Kasino
,
Agen Sbobet
,
Situs Judi Bola Indonesia
,
Taruhan Bola
,
Taruhan Online Indonesia
» Pulang: Polisi di seluruh Indonesia membubarkan pertemuan tentang krisis COVID
Pulang: Polisi di seluruh Indonesia membubarkan pertemuan tentang krisis COVID
Beritanews-Jalanan hampir kosong, tempat-tempat umum sepi dan mal-mal sepi di kota-kota dan daerah-daerah di seluruh Indonesia karena pihak berwenang telah melarang pertemuan untuk mengurangi penyebaran virus corona baru yang telah menginfeksi lebih dari 600 orang dan menewaskan 55 orang hingga saat ini.
Kepala Kepolisian Nasional Jenderal Idham Aziz baru-baru ini mengeluarkan dekrit yang mendesak masyarakat untuk menahan diri dari pertemuan massal di tempat-tempat umum atau properti pribadi, termasuk pertemuan sosial, lokakarya dan resepsi keluarga, dan memungkinkan petugas polisi untuk mengambil langkah-langkah tegas terhadap kenakalan.
Keputusan tersebut, tertanggal 19 Maret, tampaknya mulai berlaku, dengan petugas polisi membubarkan pertemuan dan kerumunan seperti itu selama patroli mereka di tempat-tempat di seluruh negeri.
Di ibukota provinsi Jawa Timur, Surabaya, misalnya, polisi menutup sebuah kafe yang masih buka di Jl. Wiyung-Menganti pada hari Minggu pagi.
Kepala Polisi Wiyung Comr. M. Rasyad memimpin serangan itu dan memerintahkan para pengunjung untuk membayar tagihan mereka sebelum menyuruh mereka pulang.
"Kami juga menuntut agar manajemen kafe memahami keadaan darurat COVID-19 saat ini," katanya seperti dikutip oleh kompas.com.
Petugas kepolisian juga menangguhkan upacara pernikahan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang melibatkan lebih dari 200 tamu yang datang dengan empat bus dari kota Wonogiri di provinsi yang sama. Kapolres Banyumas Kombes. Whisnu Caraka mengatakan bahwa mereka datang ke acara tersebut setelah menerima laporan tentang hal itu dari penduduk setempat.
Tim dari Badan Mitigasi Bencana Banyumas (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) mengambil tindakan lebih lanjut dengan mendisinfeksi tempat pernikahan dan para tamu sebelum mengirim semua orang pulang.
"Kami memblokir jalan, kami menyemprotkan desinfektan pada orang-orang dan bus, kami juga memeriksa suhu tubuh mereka. Alhamdulillah, mereka semua sehat," kata Wishnu seperti dikutip













0 comments:
Post a Comment