Wednesday, March 25, 2020

144 orang dirawat di rumah sakit darurat COVID-19 di Kemayoran Athletes Village


Beritanews-Setidaknya 144 orang dirawat di rumah sakit darurat untuk kasus COVID-19 di Desa Atlet Kemayoran di Jakarta Pusat pada hari Rabu, dua hari setelah fasilitas resmi dibuka untuk bisnis.

Komandan Komando Daerah Pertahanan Gabungan Laksamana Muda Yudo Margono mengatakan pasien terdiri dari 86 pria dan 58 wanita.

Hanya sembilan pasien di antara 144 yang sejauh ini dinyatakan positif COVID-19 coronavirus, katanya.

"Empat puluh satu pasien adalah ODP [orang di bawah pengawasan] dan 94 orang sisanya adalah PDP [pasien dalam perawatan]," katanya seperti dikutip oleh kompas.com.

Jumlah pasien meningkat 56 sejak Selasa, ketika rumah sakit hanya merawat 88. Dua di antara mereka dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto karena masalah komorbiditas.

Selama Asian Games 2018, Desa Atlet Kemayoran mampu menampung 24.000 orang. Namun, Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengatakan kompleks itu sekarang dapat menangani sekitar 3.000 pasien.

Mayoritas anggota staf rumah sakit darurat adalah dokter dan perawat dari Militer Indonesia dan Kepolisian Nasional.


Sebelumnya pada hari Selasa, Direktur Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan bahwa 31 pasien di desa atlet telah dipulangkan karena mereka tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.

Yurianto mengatakan bahwa empat menara apartemen rumah sakit darurat tidak akan digunakan untuk mengobati orang tanpa gejala atau mereka yang menunjukkan gejala COVID-19 minor, yang merupakan sekitar 80 persen dari semua kasus positif COVID-19 di negara ini.

“Mengasingkan diri dengan tinggal di rumah sudah cukup. Tidak semua penderita penyakit harus bergantung pada layanan rumah sakit, "katanya, seraya menambahkan bahwa orang tanpa gejala tidak perlu dirawat di rumah sakit, kecuali jika ada masalah komorbiditas.






0 comments:

Post a Comment