Saturday, March 21, 2020
Home »
Agen Bola
,
Agen Bola Terpercaya
,
Agen Kasino
,
Agen Sbobet
,
Situs Judi Bola Indonesia
,
Taruhan Bola
,
Taruhan Online Indonesia
» COVID-19: Jakarta mencatat 25 tenaga medis yang dinyatakan positif, satu meninggal
COVID-19: Jakarta mencatat 25 tenaga medis yang dinyatakan positif, satu meninggal
Beritanews-Setidaknya 25 tenaga medis telah dites positif COVID-19 pada hari Jumat, sementara satu meninggal karena penyakit, sebagaimana dicatat oleh pemerintah provinsi Jakarta.
Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan informasi itu saat jumpa pers di Balai Kota pada hari Jumat, menyerukan semua warga untuk membantu tenaga medis dalam mencegah penyebaran virus corona dengan tetap tinggal di rumah.
“Ini kewajiban moral kita,” kata Anies. "Jika kita ingin membantu saudara dan saudari kita di garis depan dalam menyembuhkan dan merawat pasien, tetap di rumah."
Gubernur juga mengutip pesan yang disampaikan oleh tenaga medis yang mendesak orang untuk tinggal di rumah saat mereka bekerja di rumah sakit. “Ini pesan yang sangat kuat. Mari kita patuhi panggilan mereka. Menurut administrasi, sekitar 17.500 dokter, 27.000 perawat dan 900 praktisi kesehatan masyarakat bekerja di ibu kota untuk memerangi wabah COVID-19.
Ada delapan pusat rujukan yang mengkhususkan diri dalam pengobatan COVID-19, yaitu Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso di Jakarta Utara, Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng di Jakarta Barat, Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto dan Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo di Jakarta Pusat, Rumah Sakit Persahabatan dan Rumah Sakit Polisi Bhayangkara di
Jakarta Timur, dan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati dan Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu di Jakarta Selatan. Pemerintah Jakarta mengumumkan pada hari Jumat, mendesak kantor dan pusat hiburan untuk menunda operasi mulai Senin.
Otoritas kesehatan telah mencatat 267 kasus COVID-19-positif di Jakarta pada hari Sabtu, yang telah mengakibatkan 23 kematian di wilayah tersebut. Secara nasional, pihak berwenang mengkonfirmasi 450 kasus COVID-19, dengan 38 orang meninggal karena penyakit tersebut.













0 comments:
Post a Comment