Saturday, March 21, 2020

Bali merevisi laporan COVID-19: Tiga kasus, bukan empat


Beritanews-Pemerintah Bali telah mengoreksi laporannya atas kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dalam yurisdiksinya: Ada tiga, bukan empat. Kasus yang dikonfirmasi keempat meninggalkan pulau itu untuk provinsi lain di negara itu.

Sekretaris daerah pemerintah Bali, Dewa Made Indra, mengatakan orang keempat telah mengunjungi Bali untuk perjalanan terkait pekerjaan, tetapi orang tersebut kemudian melaporkan kepada pihak berwenang di provinsi lain yang tidak diungkapkan.

"Oleh karena itu, kami telah memperbaiki data kami, dari empat kasus COVID-19 yang dikonfirmasi kemarin menjadi tiga pada hari ini," kata Dewa dalam konferensi pers di Denpasar, Bali pada hari Sabtu.

Dia menambahkan bahwa dua dari tiga pasien yang dikonfirmasi telah meninggal dan mereka berdua warga negara asing. Salah satu yang meninggal telah dikremasi sementara yang lain tetap di kamar mayat di rumah sakit, katanya.

“Kami masih berkoordinasi dengan konsulat jenderal negara dari mana almarhum berasal, tentang cara merawat mayat post mortem. Itulah alasan mengapa kita masih menyimpannya di kamar mayat. "

Pada hari Sabtu, pemerintah juga telah melakukan pelacakan kontak dari 217 orang yang telah melakukan kontak dekat dengan semua kasus yang dikonfirmasi di provinsi dan meminta mereka untuk mengisolasi diri di rumah. Dia juga mengatakan pemerintah mengamati secara dekat 95 orang lain yang diduga menderita penyakit itu.

“Di sisi lain, kami juga dapat mengonfirmasi bahwa 71 pasien yang dicurigai telah menjalani tes COVID-19, dengan 68 di antaranya dinyatakan negatif dan rumah sakit mengizinkan mereka pulang. Kami masih menunggu [hasil tes sisanya], ”katanya.






0 comments:

Post a Comment