Monday, April 6, 2020

Wanita trans dibakar sampai mati di Jakarta Utara


Beritanews-Seorang wanita trans berusia 42 tahun bernama Mira dibakar sampai mati di Cilincing, Jakarta Utara, diduga oleh beberapa anggota geng yang menuduh Mira mencuri.

Polisi Cilincing mengkonfirmasi bahwa insiden itu terjadi tetapi menolak untuk memberikan perincian tentang kasus tersebut.

“Kami masih mencari pelaku. Tolong doakan kami agar kami dapat menemukannya, ”kepala divisi penyelidikan kriminal Kepolisian Cilincing, Ajun. Kawan Bryan Rio Wicaksono, mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Senin.

Menurut Yuni, seorang aktivis 48 tahun di kelompok advokasi waria Yayasan Srikandi Sejati, yang juga teman Mira, anggota geng menuduh Mira mencuri telepon dan dompet pengemudi truk. Sopir truk telah memarkir kendaraannya di dekat rumah Mira.

Orin, teman Mira yang lain, ada di sana ketika insiden itu terjadi pada dini hari Sabtu, Orin mengatakan kepada Post bahwa anggota geng, yang bekerja sebagai penjaga keamanan informal untuk truk yang diparkir di lingkungan mereka, telah memukuli Mira setelah mereka tidak bisa menemukan barang yang mereka tuduh mencuri.

Orin mengatakan bahwa tidak lama setelah mereka mengalahkan Mira, dua anggota geng menuangkan bensin sekitar 2 liter padanya.


“[Salah satu anggota geng] bertanya kepada Mira,‘ Apakah Anda akan mengaku? Jika tidak, saya akan membakar Anda, ”kata Orin. Pada saat itu, salah satu anggota geng menjatuhkan korek api pada Mira, membakarnya.

Mira, yang sebelumnya tinggal di Bekasi, Jawa Barat, sebelum pindah ke Jakarta Utara, meninggal pada pukul 12 malam. pada hari Minggu setelah dia dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Koja di distrik Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu pagi.

Warga setempat membawa Mira ke rumah sakit dan seorang tetangga, Hikmah, membayar biaya rawat inap, otopsi, dan penguburan Mira.

Kelompok hak LGBT, Arus Pelangi telah meminta sumbangan untuk membantu membiayai biaya yang dikeluarkan Hikmah.






0 comments:

Post a Comment