Friday, April 24, 2020
Home »
Agen Bola
,
Agen Bola Terpercaya
,
Agen Kasino
,
Agen Sbobet
,
Situs Judi Bola Indonesia
,
Taruhan Bola
,
Taruhan Online Indonesia
» Perusahaan semen Jepang akan menghabiskan $ 220 juta untuk 15% anak perusahaan Semen Indonesia
Perusahaan semen Jepang akan menghabiskan $ 220 juta untuk 15% anak perusahaan Semen Indonesia
Beritanews-Produsen semen Jepang Taiheiyo Cement Corporation telah mengumumkan minatnya untuk membeli saham di anak perusahaan produsen semen yang dikendalikan negara PT Semen Indonesia untuk membangun kemitraan strategis.
Taiheiyo menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan anak perusahaan, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) yang terdaftar secara publik, pada tanggal 21 April, menyegel niatnya untuk berinvestasi US $ 220 juta untuk saham 15 persen melalui rights issue, SBI menulis dalam sebuah pernyataan.
Investasi tersebut akan menjalin kemitraan strategis yang akan mencakup produk-produk ekspor SBI ke Jepang melalui Taiheiyo, serta penelitian, pengembangan, dan teknologi produksi semen, demikian dokumen pengungkapan Bursa Efek Indonesia (BEI) SBI berbunyi. Implementasi kemitraan akan diatur dalam perjanjian definitif yang akan ditandatangani di masa depan, ”kata dokumen itu.
Dalam pernyataan terpisah yang diperoleh The Jakarta Post pada hari Kamis, Taiheiyo mengatakan aliansi dengan Semen Indonesia dan SBI juga ditujukan untuk meningkatkan bisnis jangka panjang, karena permintaan semen di Jepang dapat menurun karena populasi yang menua.
Meskipun kami percaya permintaan semen akan tetap pada tingkat tertentu dalam jangka menengah karena pembaruan infrastruktur dan pencegahan dan mitigasi bencana, kami berharap permintaan akan menurun dalam jangka panjang yang disebabkan oleh penurunan angka kelahiran dan populasi yang menua," tulis Taiheiyo.
Produsen semen Jepang juga percaya bahwa permintaan di pasar negara berkembang akan berkembang di masa depan karena pertumbuhan ekonomi.
“Kami berharap permintaan infrastruktur akan meningkat karena urbanisasi yang cepat,” kata Taiheiyo, seraya menambahkan bahwa ia juga berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan seiring dengan ekspansi.
Mulai 1 p.m. pada hari Jumat, harga saham Semen Indonesia turun 3,62 persen menjadi Rp6.650 (43 sen AS) per saham. Sementara itu, harga saham SBI — terdaftar di bawah kode ticker SMCB di BEI — naik 13,08 persen menjadi masing-masing Rp 1.470.













0 comments:
Post a Comment