Beritanews-Satuan tugas tanggap cepat COVID-19 Jawa Barat sedang mempertimbangkan rencana untuk mendirikan pos-pos pemeriksaan 24 jam di wilayah tersebut untuk mencegah para pelancong mudik (eksodus) sebelum liburan Idul Fitri yang akan datang.
Sekretaris satuan tugas Daud Achmad mengatakan jalan-jalan yang menghubungkan Jakarta dan Jawa Barat relatif kosong pada hari ketika pihak berwenang berdiri di pos-pos pemeriksaan yang didirikan. Namun, jalan-jalan mulai ramai pada malam hari saat pos-pos pemeriksaan diangkat.
Kami menemukan, setelah melakukan evaluasi, bahwa [kendaraan pribadi] menggunakan jalan di malam hari. Kami tentu tidak ingin ini terjadi," kata Daud dalam telekonferensi pada hari Rabu, menambahkan bahwa pihak berwenang akan bekerja lebih keras untuk membuat pendirian pos
pemeriksaan efektif. Jawa Barat adalah wilayah yang terparah kedua oleh COVID-19 di Indonesia, dengan 1.009 kasus yang dikonfirmasi pada Rabu sore dan 79 kematian. Episentrum COVID-19 di negara ini adalah Jakarta dengan 4.092 kasus dan 370 kematian sejauh ini. Untuk mencegah penyebaran penyakit ini lebih lanjut, pemerintah telah melarang mudik sebelum liburan Islam yang paling terkenal, yang biasanya membuat jutaan orang bepergian dari pusat kota ke kota asal mereka.
Beberapa pos pemeriksaan telah disiapkan di daerah sekitar Jakarta - termasuk Tangerang di Banten, serta Bekasi, Bogor, Sukabumi dan Cikampek di Jawa Barat - untuk mencegah orang meninggalkan atau memasuki ibukota.
AGENPOKER
Di antara pos-pos pemeriksaan ada di Puncak Pass, tujuan wisata yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Cianjur di Jawa Barat, dan titik Kilometer-31 di jalan tol Jakarta-Cikampek, yang berada di perbatasan Bekasi dan Karawang.
Pihak berwenang dikerahkan di pos pemeriksaan untuk memeriksa kendaraan yang melewati daerah tersebut. Kendaraan pribadi yang meninggalkan Jakarta diminta untuk kembali ke ibukota, sementara kendaraan pengangkut diizinkan untuk lewat.







0 comments:
Post a Comment