Saturday, April 18, 2020
Home »
Agen Bola
,
Agen Bola Terpercaya
,
Agen Kasino
,
Agen Sbobet
,
Situs Judi Bola Indonesia
,
Taruhan Bola
,
Taruhan Online Indonesia
» BKSDA Aceh menyelidiki kematian gajah muda yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit
BKSDA Aceh menyelidiki kematian gajah muda yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit
Beritanews-Badan Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA Aceh) telah mulai menyelidiki kematian gajah Sumatera yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit di Ranto Peureulak di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, kasus kedua dari jenisnya bulan ini.
Gajah jantan Sumatera berusia 4 atau 5 tahun, kata kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto.
Kami belum tahu penyebab kematiannya," katanya seperti dilansir tempo.co, Kamis. Dokter hewan dari agensi segera melakukan nekropsi untuk menemukan penyebab kematian. BKSDA Aceh juga berkoordinasi dengan polisi setempat untuk memeriksa area di sekitar lokasi gajah yang mati.
Ini menandai penemuan kedua gajah Sumatra yang mati di Aceh. Awal bulan ini, warga setempat menemukan bangkai gajah yang membusuk di hutan produksi di desa Kerung Baung di Kabupaten Peunaroen, juga di Kabupaten Aceh Timur. Pihak berwenang memperkirakan bahwa anak sapi
berusia 1,5 tahun meninggal sebulan sebelum mereka menemukannya.
Penyebab kematiannya juga tidak diketahui. Gajah Sumatera adalah spesies yang terancam punah menurut Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) karena penurunan populasi yang signifikan sebagai akibat dari perambahan dan perburuan habitat.
Agus mendesak warga setempat untuk mengambil bagian dalam konservasi gajah karena hutan Sumatra, rumah bagi gajah, terus digunduli untuk memberi jalan bagi kegiatan manusia dan bisnis.
Kerusakan habitat mereka akan memicu konflik dengan manusia,tambahnya temuan itu terjadi hanya sehari setelah gajah liar Sumatera di Kelayang di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Wajah gajah itu sangat dimutilasi meskipun gadingnya masih utuh.













0 comments:
Post a Comment