Saturday, April 11, 2020

Berita COVID-19 tidak semuanya buruk. Baca ini untuk tetap positif


Beritanews-Jumlah kasus COVID-19 dan kematian di Indonesia terus meningkat, sementara ribuan warga Jakarta yang berangkat ke kampung halaman mereka dapat memicu epidemi tersebut. Situasi yang suram, dikombinasikan dengan laporan tentang beberapa politisi yang bertujuan mengambil keuntungan dari

krisis untuk membahas tagihan kontroversial, membuatnya sulit untuk menaruh sedikit kepercayaan pada perang negara melawan virus.

The Jakarta Post telah mengumpulkan beberapa kabar baik terkait COVID-19 untuk membantu meringankan situasi yang luar biasa. yang terinfeksi COVID-19 di Kulon Progo, Yogyakarta, telah pulih dari penyakit ini. Setelah dua minggu perawatan intensif di Rumah Sakit Wates, bayi itu dites negatif untuk virus korona.

Alhamdulillah hasil tesnya negatif. Bayi itu adalah satu-satunya pasien COVID-19 [di Kulon Progo], ”kata ketua Rumah Sakit Wates, Lies Indriyati pada 5 April.

286 orang lainnya yang sebelumnya terinfeksi telah dibersihkan dari COVID-19 pada hari Sabtu. Jawa Timur melaporkan proporsi pemulihan tertinggi (24 persen) karena 64 dari 267 pasien di provinsi ini telah pulih. Aplikasi TikTok yang berbasis di China, yang telah mendapatkan popularitas

di kalangan anak muda Indonesia sebagai platform berbagi video kepada pemerintah Indonesia pada hari Kamis untuk membeli peralatan pelindung bagi pekerja medis yang berperang melawan COVID-19. telah mengalihkan produksi mereka atau meningkatkan output mereka untuk memproduksi 18,3 juta keping alat pelindung pada awal Mei, kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.


Peralatan tersebut akan mencakup 1,2 juta keping gigi berbasis-medis kelas polipropilen dan 17 juta keping gigi tak-berkelas yang terbuat dari katun, nilon atau poliester.

Perusahaan juga berharap untuk bergabung dalam upaya global dengan mengekspor produk ke negara lain jika ada kelebihan pasokan setelah memenuhi kebutuhan negara yaitu 5 hingga 10 juta keping peralatan pelindung per bulan.






0 comments:

Post a Comment