Wednesday, March 11, 2020
Home »
Agen Bola
,
Agen Bola Terpercaya
,
Agen Kasino
,
Agen Sbobet
,
Situs Judi Bola Indonesia
,
Taruhan Bola
,
Taruhan Online Indonesia
» Dipukuli oleh virus: Bisnis di seluruh Indonesia merasakan kesulitan
Dipukuli oleh virus: Bisnis di seluruh Indonesia merasakan kesulitan
Beritanews-Dari mal kosong hingga gangguan pabrik, penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) menghadapi pukulan berat bagi perekonomian regional Indonesia dan usaha kecil dan menengah di seluruh nusantara.
Ketua Asosiasi Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) (Akumindo) Ikhsan Ingratubun memperkirakan bahwa penjualan UMKM turun 30 hingga 35 persen di seluruh Indonesia dari Februari hingga 9 Maret. Ia memperkirakan bahwa sektor ini akan terus merasakan dampak virus selama tiga bulan ke depan. .
"Perlu ada tindakan nyata dari pemerintah," katanya, "agar ekonomi dapat pulih secepat mungkin. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Tenten Masduki mengecilkan kekhawatiran pada hari Senin, mengklaim bahwa virus corona menghadirkan" peluang "Bagi UMKM untuk memasok industri dalam negeri dan konsumen di tengah kelangkaan beberapa produk impor, mengutip buah-buahan dan sayuran lokal sebagai pengganti potensial.
"Kami sebenarnya sudah memiliki pasar di dalam negeri. Sekaranglah saatnya [bagi UMKM untuk melakukan]," kata Teten kepada wartawan setelah konferensi pers pada hari Senin.
Usaha kecil didefinisikan sebagai mereka yang memiliki penjualan tahunan antara Rp 300 juta dan Rp 2,5 miliar, sedangkan usaha menengah memiliki penjualan hingga Rp 50 miliar, menurut UU No. 20/2008 tentang usaha mikro, kecil dan menengah.
Dengan COVID-19 diperkirakan akan memotong 0,6 poin persentase dari tingkat pertumbuhan ekonomi tahun ini di Indonesia, menurut pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani 19 Februari, The Jakarta Post berbicara dengan para pekerja dan pemain industri di berbagai daerah, yang bisnisnya terkena virus ini. . Berikut adalah kisah mereka: Dalam jarak berjalan kaki dari pelabuhan feri Batam Center, yang menghubungkan Indonesia dan Singapura melalui naik perahu satu jam, Mega Mall Batam Center terlihat jauh lebih tenang dari biasanya.
Perwakilan bisnis pemilik kapal Asmadi mengatakan empat operator feri yang melayani rute Batam-Singapura telah mengurangi jumlah perjalanan dalam menanggapi permintaan yang rendah. Hal yang sama juga terlihat pada rute ke Johor Bahru, Malaysia.













0 comments:
Post a Comment