Friday, March 20, 2020

COVID-19: Masjid menentang dewan ulama untuk menunda sholat Jum'at


Beritanews-Masjid Jami 'Ar-Rahmah yang terletak di Kecamatan Tebet Timur di Tebet, Jakarta Selatan, bersikeras untuk mengumpulkan lusinan warga setempat untuk sholat Jumat, meskipun kecamatan memiliki satu kasus yang dikonfirmasi COVID-19.

Sholat Jum'at adalah wajib bagi pria Muslim di tempat zuhur (doa tengah hari setiap hari). Itu juga disertai dengan khotbah wajib yang dapat bertahan hingga 45 menit.

Masjid itu juga menentang fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dikeluarkan pada hari Senin yang menyerukan umat Islam untuk shalat di rumah dan menghindari berjamaah di daerah-daerah di mana COVID-19 telah menyebar "tidak terkendali", termasuk melewatkan "shalat Jumat di daerah-daerah itu sampai situasi kembali ke normal ”.

Ahmad, pengurus Masjid Jami 'Ar-Rahmah yang berusia 35 tahun mengatakan bahwa Dewan Masjid Indonesia dan kantor kecamatan telah menyetujui sholat Jum'at, menambahkan bahwa masjid telah dibersihkan dan disemprot dengan desinfektan sebelumnya.

"Orang-orang sangat ingin menghadiri shalat Jumat, jadi kami masih mengadakannya," kata Ahmad kepada The Jakarta Post pada hari Jumat.

Jami 'Ar-Rahmah adalah salah satu dari banyak masjid yang masih dipaksa untuk melakukan shalat Jumat meskipun ada peringatan dari dewan ulama. Pengurus masjid Al Azhom Agung di Tangerang, Banten, mengatakan bahwa masjid tersebut masih mengadakan sholat Jum'at dengan khotbah yang lebih pendek dari biasanya sementara juga menyarankan orang-orang untuk membawa sajadah sendiri.

“Karena sampai sekarang, Tangerang bukan zona merah. Jadi, kami memilih untuk masih melakukan sholat Jum'at, ”kata Chaerudin pada hari Jumat seperti dikutip oleh kompas.com, menambahkan bahwa masjid sudah didesinfeksi dan orang yang menghadiri shalat akan memeriksa suhu mereka.

Tribunnews.com melaporkan penduduk setempat dan pihak berwenang dari Lampung, Bangka Belitung dan provinsi Riau memilih untuk mendisinfeksi masjid mereka dan melakukan sholat mingguan. Masjid Agung Palembang di Sumatra Selatan bahkan membagikan pamflet berisi informasi tentang COVID-19 kepada peserta. Indonesia telah melaporkan 369 kasus COVID-19 positif dengan 32 kematian pada hari Jumat.






0 comments:

Post a Comment